Monday, 12 October 2015

  keindahan panorama alam di sabang pulau weh

Pulau Weh dengan ibu kotanya Sabang terletak paling barat dari Kepulauan Sumatera memiliki panorama alam yang sungguh indah mempesona jiwa siapapun yang pernah mengunjungi pulau kecil tersebut. Berbatas dengan Samudera Hindia dan Laut sekitarnya sangat banyak kehidupan biota laut yang harus menjadi perhatian Pemerintah Aceh melestarikan keberadaannya dari ekploitasi mereka yang tak menghargai Anugerah Tuhan Yang Maha Pencipta.
Kota sabang dengan luas lk. 155 KM2 terdiri dari 2 Kecamatan dan 18 Kelurahan dengan jumlah penduduk sekitar 27.000 jiwa, dan memiliki sebuah Danau Aneuk Laot yang terletak diketinggian pebukitan, sungguh menjadikan kota bersejarah itu sangat indah panoramanya.

Dulunya dimasa kolonial Belanda, Pulau Weh merupakan pelabuhan bebas [Free Port Sabang City], satu-satunya di nusantara, yang jauh lebih terkenal dibandingkan Pulau Singapore. Dan Pelabuhan alam dikota Sabang, adalah pelabuhan alam nomor 2 terbagus setelah pelabuhan alam di Selandia Baru [New Zaeland], dengan kedalaman rata-rata 30 Meter disisi dermaganya, tanpa harus dikeruk karena terdiri dari karang laut yang sangat kokoh, menjadikan Pelabuhan Sabang sebagai asset Negara yang bernilai strategis dimasa mendatang.

Pulau Weh juga merupakan pulau yang sangat berkesan bagi kami, Dr. Mohammad Andalas [And] dan Muchtar Luthfi [uthay], Di Tahun 1975, kami selalu bersama berenang di Pantai Kasih, kehidupan warganya yang sangat akrab terjalin, merupakan kenangan manis yang tak akan terlupakan dalam kehidupan kami.
Dan di Pulau itu, juga banyak kedai-kedai kopi yang tradisional, menjajikan kopi-kopi kental Acheh yang sangat nikmat, satu diantaranya kupi Kedai Bang Li, yang terletak didekat Masjid Raya Babussalam Kota Atas Sabang, yang sangat ramai dikunjungi jama'ah shalat Shubuh Masjid Agung Kota Sabang itu. Kopi yang harum itu dipasok dari Kota Banda Aceh, oleh sahabat kami Cut Nun Ulekareng yang murah senyum itu ..... [tempat rakan-rakan Tabloid Kupi Aceh merancang program Acheh yang seujahtera bersama Zikir]

Harapan kami semoga Kota Sabang dibawah pemimpin baru pilihan masyarakat Kota Sabang, akan membawa masyarakat dan kota Sabang sejahtera lahir bathin dan juga menjadikan Kota Sabang sebagai Pulau yang diminati oleh wisatawan manca negara juga dari Nusantara. Peningkatan pembangunan yang terprogram, sinergitas dengan Pemerintahan Aceh juga Kementerian terkait, Insya Allah akan menjadikan Pulau Weh sebagai salah satu Pulau tujuan wisata yang sangat potensial bagi Indonesia dan Provinsi Aceh serta Kota Sabang khususnya.
Tentu kami yang tetap menyatakan diri sebagai warga Kota Sabang, akan membantu semampu kami, agar kota yang kami cintai menjadi kota mengantarkan kesejahteraan kehidupan warga masyarakatnya.
[ Tulisan ini terinspirasi dari ngerumpi kami bersama sobat Moch Andalas dan rakan-rakan bak keude Kupi Cut Nun/samping Hermes Palace, 14 Juli 2012, pukul 00.37.]

0 comments:

Post a Comment